Cara Membuat Paspor Online

Kemarin aku ke kantor imigrasi untuk membuat paspor. Tapi karena aku sudah memasukkan data secara online ke web imigrasi, maka aku hanya perlu datang 2 kali saja ke kantor imigrasi. Berbeda dengan membuat paspor secara offline yang harus datang 3 kali, tentu saja cara membuat paspor online ini lebih efisien dan efektif.

Berikut ini cara membuat paspor baru secara online yang aku lakukan di kantor imigrasi Bekasi:

  • Scan KTP, KK , Akte Nikah/Ijazah terakhir, kemudian simpan di hardisk Anda.
  • Masuk ke website imigrasi di http://www.imigrasi.go.id/
  • Pilih “Layanan Paspor Online” (http://ipass.imigrasi.go.id:8080/xpasinet/faces/InetMenu.jsp)
  • Pilih “Petunjuk Pengisian Layanan Paspor Online” dan ada penjelasan cara pengisian formulir online ini atau ikuti langkahku di poin berikutnya
  • Pilih “Pra Permohonan Personal”
  • Pada kolom Jenis Permohonan, pilih Baru – Paspor Biasa jika Anda membuat paspor untuk travelling
  • Jenis Paspor: 48H
  • Lalu isi semua kolom di sisi kanan
  • Pekerjaan diisi Lainnya jika pekerjaan tak ada di pilihan atau Anda adalah seorang Ibu Rumah Tangga
  • Klik Lanjut setelah data sudah diisi dengan benar
  • Di halaman berikutnya, Anda akan mengisi data sesuai dengan KK
  • Klik Lanjut
  • Browse hasil scan KTP, lalu upload
  • Teruskan dengan mengupload KK, Akte Nikah/Ijazah Terakhir
  • Klik Lanjut
  • Pilih kantor Imigrasi mana yang paling dekat dengan Anda dan tentukan tanggal kapan Anda bisa ke kantor Imigrasi.

Datanglah pada hari yang telah Anda pilih tadi sambil membawa KTP, KK dan Akte Nikah/Ijazah Terakhir. Semua itu dibawa dalam bentuk asli dan masing-masing selembar fotokopinya. Oya, fotokopi KTP tetap dalam selembar kertas ukuran A4 ya, tidak perlu dipotong dalam ukuran kecil.

Ambil dan isi formulir di meja petugas. Setelah itu petugas akan petugas akan mengecek kelengkapan data yang kita bawa dan memberikan nomer antri untuk Loket 1.

Cara Membuat Paspor OnlineDi Loket 1, petugas akan lebih detail mengecek data yang kita bawa tadi. Apakah nama di KTP, KK dan Akte Nikah/Ijazah Terakhir sudah sama atau belum, dll. Jika sudah lengkap, semua data kita tadi dimasukkan oleh petugas ke dalam map warna kuning yang diberi nama dan alamat di halaman depannya. Lalu petugas akan memberikan surat tanda terima dan meminta kita untuk kembali ke petugas pertama untuk mengambil nomer urut pembayaran di Loket 2. Di Loket 2 kita akan mendapatkan nota dan membayar Rp255.000. Nomer urut dikembalikan ke kita beserta bukti bayar.

Kemudian kita mendekati Loket 3 untuk antri foto, pengambilan sidik jari dan wawancara. Istilah wawancara ini bikin serem ya? Padahal petugas di meja tersebut hanya bertanya kita mau kemana, ada acara apa di Negara tujuan, dan minta kita bantu mereka mengecek data-data kita di layar monitor mereka, agar nanti tidak ada kesalahan cetak di paspor. Tanda tangan surat kelengkapan prosedur, lalu kita diijinkan pulang setelah petugas memberikan kertas nomer urut, bukti bayar tadi dan selembar kertas kecil berisi info kapan paspor akan jadi. Datanglah pada waktu yang telah ditentukan.

Selesai deh! Mudah kan? Paling lama 1 minggu jadi kok. Selamat membuat paspor dan jalan-jalan yaa…

About monic

Mantan pekerja kantoran yang seneng kerjain bisnis online Oriflame via jaringan d'BC Network dari rumah. Lihat profil Google+

Comments

  1. betari says:

    maaf gan mau tanya nomor permohonan paspor itu taunya dari mana?
    aku baru daftar online, susah banget dan beda dengan yang dipanduan
    pas mau ngecek diminta nomer permohonan, bingung nyarinya
    mohon pencerahan gan
    thanks

  2. Suiswoyo says:

    Untuk daerah Depok, saya mencoba menulis pengalaman saya di http://suiswoyo.blogspot.com/2014/05/mengurus-pembuatan-paspor-sendiri-di.html semoga bermanfaat

  3. Top Wisata says:

    mas,kalo misalnya mahasiswa,trus mau buat gmna?btuh surat rekomendasi??
    trus kalo misalnya ktp aq daerah sulawesi,trus aq bkin passportnya d jogja,bisa gak??
    tq….

    • Pertanyaan pertama untuk mahasiswa perlu surat rekomendasi apa ga… aku ga bisa jawab, belum tahu atau belum punya pengalaman tentang ini. Semoga ada rekan2 yg baca & bisa kasih infonya juga di komentar yaa..

      Pertanyaan kedua tentang domisili…. ga yakin juga sih karena ga punya pengalaman. Hihihi.. ini blog aku tulis berdasarkan pengalaman, jadi maaf klo ga bisa banyak jawab. :D Tapi menurutku kayaknya bisa deh. Dicoba aja yaaa… ^_^

  4. SPI says:

    Siang Pak….cmn mau sharing….setelah beberapa kali mencoba daftar online tp tidak berhasil (mencobanya seminggu lebih, udah cb dr subuh, pagi, siang, malam, tengah malam) server respond too long katanya hehehehe. Akhirnya hari ini sy mencoba dtg langsung ke imigrasi jakarta timur. Sy sdh mencoba mempersiapkan seluruh dokumen tp masi ada yg ketinggalan yaitu : kl utk anak selain KK dan akta lahir, hrs ada FC KTP Ibu-Bapak dan akta nikah. Kebetulan keponakan jg mau bikin. Dan berhubung Ibunya sdh meninggal maka surat kematian jg hrs dilampirkan.
    Tadi datang jam 7 sudah penuh sesak lobby imigrasi, ternyata sudah berjejal org antri utk mendapatkan nomer antrian utk memasukkan berkas. Dan utk memasukan berkas perlu isi formulir terlebih dahulu tapi loket formulir belum dibuka. Dan petugas tidak akan mau memberikan nomor antrian kl blm ada formulirnya.
    Jadi tadi sy cmn bs ambil formulir saja. Karena sesudah sy dpt formulir nomer antrian sudah abis karena dibatasin cmn bs menerima 150 permohonan visa. Yaaah sbg warga negara yg baik saya akan coba ikutin birokrasi yg ada saja. InsyaAllah sy sharing lg besok
    Wassalam

  5. Top Wisata says:

    sudah menjadi budaya kita kalau pelayanan publik betul betul menguras tenaga dan waktu,padahal sistem online sudah benar2 efectif dalam hal pelayanan publik,padahal juga sumber daya kita sudah mumpuni cuma bagaimana keseriusan pemerintah dalam hal mengonlinekan sistem pelayanan publik menjadi alternatif terbaik, trims atas sharingnya semoga sangat berguna bagi pembaca yang lain…ditunggu sharing2 berikutnya

  6. Bunda says:

    Wah bisa daftar pake online juga ya… Minta izin ngutip infonya ya untuk dimasukkan ke artikel saya. Nanti saya akan link informasi pendaftaran online ke halaman ini.

  7. Concer ID says:

    Terima Kasih banyak dengan panduan membuat paspor di tahun 2014 ini. Kami ingin mengundang ibu orang gaptek dari Waduk Kedungombo ke Amsterdam Belanda. Sekali lagi terima kasih, semoga kebaikan Mas Imam mendapat balasan yang melimpah dari Allah.

  8. annisa says:

    mba, KK sama akte asli aku kan ada di rumah (rumahku di jakarta) , nah sementara aku daftar paspor online mintanya di Kanim Bandung (karena lagi kuliah di bandung), itu aku nyerahin fotocopyan aja gapapa?

  9. yuni says:

    kalo setelah pilih kanim trus ga muncul tanggal itu knp ya

    • Hmmm….apa mungkin kecepatan internetnya kurang ok?
      Atau…buka webnya di mobile seperti di HP?
      Karena kadang, menurut pengalamanku, drop down field gitu suka ga muncul di HP.

  10. ndah says:

    mbak setelah daftar online apa dapat bukti pra permohonan yg hrs d bawa k kantor imigrasi.tp saya koq ga dapet ya?

  11. Rien says:

    Mau nanya mbak Monic … barangkali tau kalo persyaratan bikin yang untuk anak2 gmn ya…? makasih sebelumnya.

    • Detailnya aku kurang tahu, Mbak Rien.
      Tapi kebetulan saat aku lagi antri foto, ada ibu yang bawa anaknya. Mereka sedang antri foto juga untuk pengurusan paspor anaknya.
      Anaknya usia 5 tahun, sang ibu apply paspor anak via online juga.
      Yang paling dibutuhkan tetap KK, akte lahir & foto.
      Jadi nanti data & foto anaknya digabungkan ke buku paspor ibunya.
      Anak ga dapet buku paspor sendiri.
      Maaf aku cuma paham sedikit info itu aja pas ngobrol sama ibu tersebut. :D
      Semoga membantu yaa..

  12. gladian says:

    mba, kalo KK adanya cuma fotokopian bisa gak ya?

    • Waduh, KK yang asli kemana? Hmm..ini tergantung petugasnya banget sih menurutku. Karena toh kita sudah upload copy-nya ke web imigrasi & bawa copy-nya ya.. Dijelasin aja kalau memang KK asli sedang terselip atau ada hal lain. Tapi kalau benar-benar hilang, mungkin sebaiknya siapkan juga “surat keterangan kehilangan” dari pihak kepolisian yaa.. Aku bantu doa supaya KK aslinya ketemu. Amiiinn ^_^

  13. CC MARICA says:

    Klo KTP nya berlaku seumur hidup, gimana cara ngisinya ya.
    Dpt info katanya pake tgl lahir sesuai KTP & Thn dikeluarkan + 5.
    Sy sdh coba tapi koq gak bisa aj.

    • untuk special case seperti Ibu mungkin sebaiknya langsung datang ke kantor imigrasinya saja ya, karena pengisian paspor online saya pikir hanya diset default. sukses yaa

  14. amy says:

    kalo kita sudah bekerja, apa harus punya surat keterangan bekerja dari perusahaan yah?
    thanks infonya…

    • tergantung tujuannya. kalau bikin paspor bekerja, berarti harus pakai surat keterangan dari perusahaan. kalau bikin paspor turis/travelling, ga perlu surat ketangan bekerja dari perusahaan. :)

  15. purwanto says:

    mbak pas daftar online kan nama saya cuma satu kata gmn ngisinya??

  16. fatma says:

    Mb menurut temanku kl daftar online hrs bayar via bni..benarkah

  17. Ika says:

    Mbaa… kalo setelah paspor selesai, pengambilannya bisa diwakilkan dengan orang lain ngga yaah??..:) thanks ya

    • Bisa banget mbak, karena cuma kasih tunjuk kertas nomer urut & bukti bayar aja kok ke Loket 1. Ga sampai 5 menit udah pulang lagi. Kalau di tempatku, pengambilan di atas jam 1 siang. Sepinya jam 3 sore. Selamat mengurus yaa…

  18. mbak, kalau setelah daftar online, k kantor imigrasinya berapa kali??

  19. dewi says:

    kalo ngisi id nya gmna ??

  20. dewi says:

    kira” lama buatnya brpa hari ya ??

  21. klo pas mau foto sebaik’y pakai baju apa??

  22. toto armando says:

    top markotob deh monica :)

Speak Your Mind

*

%d bloggers like this: